
ZULKIFLI (ZUL)
Posisi : Vocal + Piano
Tempat Tanggal Lahir : Kendari, 19 Agustus 1981
Main musik sejak : SMA
Musisi Favourite : KEANE, Michael Buble
ACHMAD YANI (Amed)
Posisi : Guitar + Back Vocal
Tempat Tanggal Lahir : Soppeng, 26 april 1988
Main musik sejak : SMA
Musisi Favourite : U2, Matchbox Twenty
IDHAM AKBAR (Idham)
Posisi : Bass
Tempat Tanggal Lahir : Soppeng, 04 april 1988
Main musik sejak : SMA
Musisi Favourite : BLINK 182,Green Day
AMRULLAH (Amy)
Posisi : Drum
Tempat Tanggal Lahir : Kendari, 19 November 1984
Main musik sejak : SMP
Musisi Favourite : Limp Bizkit, Linkin Park & Funky Kopral





Gua Jatijajar merupakan salah satu objek primadona di Kabupaten Kebumen. Gua ini membentang sepanjang +/- 250 meter dengan lebar rata-rata 25 meter dengan ketinggian 15 meter, sehingga memudahkan bagi pengunjung untuk memasukinya. Didalam gua ini masih terdapat sungai bawah yang masih aktif dan juga terdapat empat buah sendang yakni: kantil, mawar, jombor dan puser bumi. Sendang Kantil dan Mawar dipercayai dapat menjadikan awet muda bagi siapa saja yang mau membasuh mukanya dengan air yang ada pada kedua sendang tersebut.
Didalam gua juga telah dibuatkan jalur jalan yang terbuat dari semen. Pada bagian jalan yang menurun maupun mendaki juga telah dibuatkan anak tangga lengkap dengan pegangannya yang terbuat dari besi. Disisi kiri dan kanan jalan pada jarak tertentu juga telah dipasang lampu penenrangan, yang kesemuanya ini tentunya akan semakin memudahkan pengunjung untuk menjelajah seluruh isi gua. Gua ini juga masih memiliki banyak lubang keluar pada bagian atasnya, sinar matahari yang menerobos masuk kedalam gua memberikan kesan indah tersendiri saat dinikmati.
Pada sisi lain di bagian luar dari Gua Jatijajar, pengunjung akan menjumpai sebuah patung dinosaurus berwarna hijau berukuran besar dengan mulutnya yang menganga lebar. Dari dalam mulut tersebut mengalir air dengan derasnya, dimana air tersebut berasal dari sungai bawah tanah yang ada didalam/bawah gua jatijajar. Air tersebut mengalir keluar dari mulut patung dinosaurus menuju aliran sungai besar dimana pengunjung terutama anak kecil banyak memanfaatkannya sebagai sarana permainan air. Dimusim penghujan, air sungai tersebut mengalir sangat deras sekali bahkan bisa meluap dan menggenangi dasar Gua Jatijajar.




