HIDUP Baim terasa sempurna. Bagaimana tidak, bocah berusia tiga tahun itu memiliki orang tua yang baik hati. Semua orang sangat menyayangi Baim, lantaran selalu menghadirkan kebahagiaan. Namun tidak ada manusia yang sempurna. Di balik kebahagiaan itu, Baim ternyata mengidap suatu penyakit. Bocah malang tersebut mengidap penyakit spinocerebellar degeneration, suatu penyakit kekurangan cairan otak sehingga dapat menyebabkan kelumpuhan.
Aila, ibu Baim, hanya bisa meratapi kondisi putra kesayangannya itu. Maklum, hidup Baim ibarat tinggal menghitung hari saja. Meskipun demikian, Aila tetap membiarkan Baim bermain walaupun kondisinya terus memburuk. Hingga suatu hari Baim harus dibawa ke rumah sakit karena kondisinya yang kian parah.
Baim yang keesokan harinya berulang tahun menolak diajak ke dokter. Aila lantas membujuk Baim dengan mengatakan bahwa ulang tahun bocah itu bisa dirayakan di rumah sakit.
Di sisi lain, Baim dengan polos mengutarakan keheranan dia lantaran harus terus menerus menemui dokter, sementara teman-teman Baim hanya sesekali saja berkunjung ke dokter. Setelah terdiam sejenak, Aila pun menjelaskan bahwa kedatangan Baim dapat membahagiakan pasien lain di rumah sakit.
Hari berganti, lambat laun Baim curiga kalau ada sesuatu yang tidak beres dalam dirinya. Baim lalu meminta Ariel untuk mencari tahu masalah yang sebenarnya. Namun Ariel memilih mengunci mulut rapat-rapat setelah mengetahui penyakit ganas yang diderita Baim.
Rahasia yang disimpan orang tua Baim akhirnya tercium juga, Baim mengetahui penyakit yang dideritanya. Untuk kedua kalinya Baim meminta tolong Ariel untuk mencarikan sebuah buku harian agar bisa menulis keseharian dia hingga ajal menjemput.
Seiring berjalannya waktu, muncul masalah lain. Aila ternyata bukan ibu kandung Baim. Rupanya, ibu kandung Baim datang dan serta merta menyalahkan Aila sebagai orang yang telah menyebabkan Baim jatuh sakit. Tidak hanya itu, dia pun bersikeras mengambil alih hak asuh Baim.
Selasa, 23 Februari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





Gua Jatijajar merupakan salah satu objek primadona di Kabupaten Kebumen. Gua ini membentang sepanjang +/- 250 meter dengan lebar rata-rata 25 meter dengan ketinggian 15 meter, sehingga memudahkan bagi pengunjung untuk memasukinya. Didalam gua ini masih terdapat sungai bawah yang masih aktif dan juga terdapat empat buah sendang yakni: kantil, mawar, jombor dan puser bumi. Sendang Kantil dan Mawar dipercayai dapat menjadikan awet muda bagi siapa saja yang mau membasuh mukanya dengan air yang ada pada kedua sendang tersebut.
Didalam gua juga telah dibuatkan jalur jalan yang terbuat dari semen. Pada bagian jalan yang menurun maupun mendaki juga telah dibuatkan anak tangga lengkap dengan pegangannya yang terbuat dari besi. Disisi kiri dan kanan jalan pada jarak tertentu juga telah dipasang lampu penenrangan, yang kesemuanya ini tentunya akan semakin memudahkan pengunjung untuk menjelajah seluruh isi gua. Gua ini juga masih memiliki banyak lubang keluar pada bagian atasnya, sinar matahari yang menerobos masuk kedalam gua memberikan kesan indah tersendiri saat dinikmati.
Pada sisi lain di bagian luar dari Gua Jatijajar, pengunjung akan menjumpai sebuah patung dinosaurus berwarna hijau berukuran besar dengan mulutnya yang menganga lebar. Dari dalam mulut tersebut mengalir air dengan derasnya, dimana air tersebut berasal dari sungai bawah tanah yang ada didalam/bawah gua jatijajar. Air tersebut mengalir keluar dari mulut patung dinosaurus menuju aliran sungai besar dimana pengunjung terutama anak kecil banyak memanfaatkannya sebagai sarana permainan air. Dimusim penghujan, air sungai tersebut mengalir sangat deras sekali bahkan bisa meluap dan menggenangi dasar Gua Jatijajar.





2 komentar:
baru bikin blog ea?? pengen dapet duit dari nge-blog gk?? pasang iklan aja di blog kamu.... kayak blog akune xlo mau lht www.sety4.co.cc , www.areadownload21.blogspot.com ,.. dah tau caranya blm? kalau dh tau y alhamdulillah, kalau belum tanya j 5q,.. dh tau aq kn??
wat up?????
Posting Komentar